Jumlah titik api di Provinsi Jambi kian bertambah

KULITINTA.ID, JAMBI – Jumlah titik api di Provinsi Jambi kian bertambah dan berdasarkan pantauan Sensor Modis (Satelit Terra & Aqua) dan Suomi NPP update, pada sekitar pukul 05:00 WIB, Minggu (29/7), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, sudah menemukan 22 titik panas (hotspot) muncul di wilayah Provinsi Jambi, dengan tingkat kepercayaan lebih dari 51 sampai dengan 100 persen.

“ Sejak Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan status siaga darurat pada 18 Juli lalu, jumlah titik api terus bertambah,” kata Kepala BMKG Jambi Ngurangesti Widyastuti, Minggu.

Dia mengatakan, untuk Kabupaten MuaroJambi yang terbanyak ditemukan titik api dan ada sebanyak 15 titik, disusul Kabupaten Tebo sebanyak 6 titik, dan terakhir Kabupaten Sarolangun terdapat 1 titik api atau hot spot.

“ Dari 15 titik hot spot tersebut, ujarnya, sekitar 12 titik hotspot berada di Kecamatan Kumpeh, dan 3 titik hot spot lainnnya berada di Kecamatan Kumpeh Ulu,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, di Kabupaten Tebo, sekitar 5 api berada di Kecamatan Sumay dan di Kecamatan Muara Tabir 1 titik api. Dan terakhir 1 titik api di Kabupaten Sarolangun berada di Kecamatan Pauh.

“ Untuk Kecamatan Sumay dan Kecamatan Muara Tabir tingkat kepercayaannya mencapai 100 persen,” jelasnya.

Sementara itu, dengan banyaknya titik api atau hot spot dari hari sebelumnya, Ngurangesti berharap, petugas melakukan ground chek ke lapangan untuk memastikan apakah titik panas atau bukan.

“ Jika benar terjadi kebakaran harus segera dipadamkan agar tidak meluas dan sebelumnya, jumlah titik api di Provinsi Jambi masih sedikit, tapi saat ini kian bertambah saja,” katanya lagi. (Ist)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts