Kadis Damkar Batanghari dan oknum PNS harus tanggungjawab soal pungli TKS

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan penyelamatan Batanghari, Zailani AP, dan oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas PUPR dan PNS Satpol PP Batanghari bertanggungjawab soal pungutan liar (Pungli) terhadap tenaga kerja sukarela (TKS) di Dinas terkait.

“ Kami meminta pihak-pihak ini bertanggungjawab dan dapat mengembalikan seluruh uang korban yang sudah mereka pungut. Setelah itu, mereka harus di proses secara hukum terhadap pumgli yang sudah mereka lakukan,” kata Khusain, warga Batanghari, Jumat.

Dia juga mengatakan, terkait dengan adanya pungli yang dilakukan pihak Damkar ini sudah mencuat ke publik dan melalui media sosial banyak yang menyayangkan hal ini bisa terjadi.  Hanya permasalahan mahar untuk melolos kan untuk lulus di dalam suatu pekerjaan harus memberikan uang sebesar Rp20, 25 juta sampai Rp30 juta.

“ Berapa sih gaji yang mereka bagikan kepada seluruh TKS ini, apakah modal jaminan masuk pekerjaan mereka bisa menjamin mereka bekerja lama disana. Tentu tidak kan,” ujarnya.

Kepala Inspektorat Batanghari, Mukhlis mengatakan, bahwa pihaknya sudah memanggil Kadis Damkar dan oknum yang terlibat melakukan pungli ini. Tapi hanya sebatas panggilan saja dan belum ada titik temu dari pemanggilan tersebut.

“ Sudah kita panggil dan saya minta bukti pemberitaan yang diterbitkan di www.kulitinta.id untuk bukti tambahan dalam pemeriksaan nanti,” kata Mukhlis.

Sementara itu, Kanit Tipikor Polres Batanghari, Zebua mengatakan, bahwa ada beberapa orang sudah di panggil dan dimintai keterangan. Tapi kita masih menunggu bukti lainnya dan masalah termasuk kedalam delik laporan yang di buat oleh pihak penyidik polres bantanghari.

“ Jika ada korban lagi, silahkan laporkan ke polres,” kata Zebua. (Ist)

Editor ; Heriyanto, SH

Related posts