Puluhan Warga Simpang Abadi Dievakuasi Tim SAR Gabungan

KULITINTA.ID, TANJAB BARAT – Belasan rumah warga RT. 09 Dusun Simpang Abadi Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Sabtu (27/4/19) tergenang banjir.

Pemicu banjir tersebut diduga diakibatkan karena dalam 2 hari terakhir wilayah tersebut diguyur hujan deras dan diduga karena kiriman air dari wilayah simpang abadi (dataran tinggi ke rendah, red).

Personil TRC BPBD Tanjab Barat, Yusuf dikonfirmasi awak media Minggu dini hari (28/4/19) mengatakan, berdasarkan informasi yang kami terima dari ketua RT 09, banjir ini mulai menggenangi rumah warga dari hari Sabtu 27 April pukul 10.00 WIB.

“Banjir tersebut mengakibatkan seluruh rumah warga diwilayah itu terendam banjir.

Saat ini, kami bersama Basarnas, TNI dan Polri sedang melakukan evakuasi para korban banjir,” ujarnya

Sementara, Erwin, koordinator Pos Unit Siaga (Basarnas) Kuala Tungkal dikonfirmasi awak media, Minggu pagi (28/4/19) mengatakan akibat banjir tersebut sedikitnya sebanyak 12 unit rumah warga terendam banjir dan sebanyak 13 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 51 orang, mulai dari balita, anak-anak, hingga orang dewasa menjadi korban banjir.

“Akibat banjir ini, seluruh rumah warga di wilayah tersebut terendam banjir, dengan ketinggian air mencapai setengah meter kedalam rumah.

Hingga pukul 06.30 WIB, total korban yang dievakuasi baru 20 orang.

Untuk mengevakuasi korban banjir, kita menggunakan Rubber Boat dan Perahu Fiber, yang selanjutnya korban banjir dilangsir menggunakan mobil ke Simpang Abadi,” terangnya

Hingga berita ini terbit, Tim Sar Gabungan (Personil Basarnas, BPBD Tanjab Barat, Polsek Betara dan Babinsa Koramil Tungkal Ilir, red) masih terus menyisir lokasi yang terdampak banjir. Mereka masih melakukan evakuasi korban yang masih terjebak banjir di dalam rumahnya.

Editor : Heriyanto, SH/ Sumber : SerambiJambi.id

Related posts