LP3TKJ Batanghari Lanjutkan Aksi Ke Kejati Jambi 

KULITINTA.ID, JAMBI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Lembaga Pengawasan Pembangunan dan Pelaporan Tindak Pidana Kodupsi Jambi (LP3TKJ) Cabang Kabulaten Batanghari, Rabu (8/05) dan beberapa LSM lainnya secara serentak kembali melakukan aksi lanjutan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Dalam aksi lanjutan ini, terkait dugaan non transparansi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (Bos) SDN 53/I Desa Tebing Tinggi Kecamatan Marosebo Ulu Kabupaten Batanghari, yang dikelola oleh Kepsek, Ayub S. Pd dan di ketahui oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) Batanghari.

“Aksi hari ini merupakan aksi lanjutan, yang mana aksi sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Batanghari, Inspektorat Daerah Batanghari, Dinas PdK dan Kantor Satya Adhi wicaksana, yaitu Kejari Muara Bulian Kabupaten batanghari,” kata Herlas, Korlap Aksi.

Senada dikatakan, Ketua LP3TKJ Kabupaten Batanghari, Fauzan dan Ketua Umum (Ketum) LP3TKJ Provinsi Jambi, Adean Teguh, ST, bahwa terkait dengan permsalahan dugaan penyelewengan dana BOS SDN 53/I Batanghari tersebut segera di usut demi perbaikan nasib generasi kedepan.

“Seperti gedung sekolah yang menurut masyarakat setempat tidak pernah tersentuh perawatan,” kata Fauzan.

Dia juga menyampaikan, sesuai dengan PP nomor 43 tahun 2018, bahwa paling lambat 30 hari kerja harus ada tindak lanjut dari pihak Kejati terhadap aksi dan laporan ini.

Pantauan kulitinta.id dilapangan, pada aksi gabungan dari kabupaten dan provinsi tersebut di sambut baik pihak Kejati jambi, yakni Kasi Penkum, Lexy SH, dengan dialog singkat bersama LP3TKJ, tentang Perihal dua penyampaian dugaan tindak pidana korupsi.

“Termasuk laporan pada dugaan penyelewengan ADD Desa Sei Sayang Kabupaten Tanjab Timur,” kata Fauzan.

Dalam sambutan Kasi Penkum Kejati Jambi, Lexy SH menyampaikan tanggapan nya terhadap aksi para aktivis seusai orasi itu.

“Ya, kita terima laporan ini dan kita akan  tela’ah laporan ini, dan kita meminta kawan kawan smua nya agar sedikit bersabar sampai pilpres selesai,” kata Lexy SH ketika menerima berkas laporan lembaga ini secara resmi. (ind)

Editor : Heriyanto, SH

Berita Terkait

Leave a Comment