Sering Terjadi Kecelakaan, Persimpangan Jalan Nasional Tak dilengkapi Rambu-Rambu

KULITINTA.ID, JAMBI – Jalan Lingkar Selatan tepatnya di Simpang Jalan Abdul Muis atau yang dikenal simpang Jerambah Bolong, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi kerap terjadi kemacetan bahkan sering menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalulintas.

Kondisi jalan yang sedikit menurun, disertai ramainya arus lalulintas yang banyak dilewati kendaraan bertonase besar, menjadi salah satu penyebab terjadi kemacetan dan kecelakaan.

Puncak kepadatan lalulintas biasanya terjadi pagi hari ketika masyarakat akan melakukan aktivitas, dan sore hari.

Anehnya, meski rawan terjadi kemacetan dan kecelakaan lalulintas, persimpangan antara jalan nasional dengan jalan lingkungan ini tidak terlihat ada rambu-rambu lalulintas.

Pantauan awak media dilapangan, Rabu (15/05/2019) pagi, terlihat kondisi arus keluar masuk kendaraan terlihat ramai dan tak beraturan. Sehingga sangat berpotensi terjadi kecelakaan lalulintas.

Ditemui di lokasi, Novi warga sekitar menuturkan, dirinya sudah berulang kali melihat kecelakaan lalulintas di simpang tersebut, bahkan hingga menelan korban jiwa. Tak hanya itu, truk bermuatan besar juga beberapa kali menyeruduk rumah warga.

“Kalau kecelakaan disini sering sekali, dan beberapa kali juga korbannya tewas di tempat,” tuturnya.

Warga berharap kepada pemerintah atau pihak yang berwenang untuk memperhatikan hal ini. Seperti membuat rambu-rambu lalulintas agar dapat memperlambat laju kendaraan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas.

“Kami berharap dibuat rambu lah, agar tidak sering kecelakaan,” ujar Amin, warga lainnya.

Jalan Lingkar Selatan ini merupakan akses menuju pelabuhan Talang Duku, sehingga kondisinya ramai dengan didominasi kendaraan besar mengangkut berbagai hasil bumi, seperti batubara, minyak CPO dan lainnya untuk dikirim melalui pelabuhan.

Sudah seharusnya pemerintah tidak abai dengan keselamatan warga sekitar pengguna jalan tersebut. Mengingat jalan ini milik nasional sehingga sudah sepatutnya meningkatkan standar keselamatan.

Editor : Heriyanto,SH / sumber : Aksesjambi.com

Berita Terkait

Leave a Comment