Nah…!!! Ratusan Wanita Tuban Terancam Jadi Janda Usai Hari Raya Idul Fitri 1440 H

KULITINTA.ID, TUBAN – Selama awal puasa hingga jelang berakhirnya bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Pengadilan Agama (PA) Tuban menerima ratusan pendaftaran perkara baik cerai, gugatan maupun perubahan data.

Dari 234 perkara yang ditangani, rinciannya 53 permohonan atau perkara yang tidak punya lawan.

Misal perubahan data, permohonan izin dispensasi nikah (diska), isbat nikah.

Sedangkan perkara cerai 181, rinciannya cerai gugat yang dilayangkan istri ada 115 perkara, cerai talak 64 perkara, dan dua perkara waris.

Panitera Muda Hukum Pengadilan AgamaTuban, Ahkmad Qomarul Huda mengatakan, jumlah 234 perkara itu mulai dari tanggal 1-29 Mei.

Dari perkara tersebut, yang paling banyak adalah perkara cerai yang dilayangkan oleh istri. Sedangkan talak oleh suami lebih sedikit.

“Paling banyak memang cerai gugat yang dilayangkan oleh istri jumlahnya 115 perkara, kalau gugat 64 perkara,” Ujarnya ditemui di kantornya, Jumat (31/5/2019).

Dia menjelaskan, perkara selama Mei ini belum diputuskan semuanya, karena memang untuk sementara yang dihitung adalah perkara masuk.

Apalagi sebentar lagi libur panjang lebaran Idulfitri, yang tentunya juga tidak ada sidang atau perkara putusan.

“Ya kalau untuk sidang saat ini libur, karena sudah memasuki libur lebaran jadi tidak ada sidang. Sidang akan dilanjutkan setelah lebaran,” ujarnya.

Istri Paling Banyak Gugat Cerai Suami

Disampaikan Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Tuban, Ahkmad Qomarul Huda, dari 179 perkara cerai rinciannya adalah cerai gugat 115 perkara. Sedangkan cerai talak ada 64 kasus.

Kalau cerai gugat itu yang melayangkan istri, sebaliknya cerai talak dilayangkan oleh suami.

“Istri yang paling banyak gugat cerai suami, sedangkan suami yang talak istri lebih sedikit,” Ujarnya ditemui di kantornya, Jumat (31/5/2019).

Huda sapaan akrab panitera muda menjelaskan, perkara cerai yang masuk di bulan ini belum semua diputus.

Hal itu mengingat keterbatasan waktu, apalagi sekarang instansi sudah libur panjang lebaran. Jadi untuk sidang putusan akan dilanjutkan setelah idul fitri.

Namun Huda menambahkan, jika pada bulan ini terdapat 288 perkara yang diputus. Tentu perkara tersebut masuk sudah lama, sebelum Mei.

Adapun rinciannya, permohonan atau valuenter 51 perkara. Lalu cerai gugat 141 perkara, cerai talak 95 perkara, dan kasus waris 1 perkara.

“Kalau untuk perkara cerai yang masuk bulan ini belum semua diputus, yang sudah diputus biasanya perkara lama,” Pungkasnya. (*)

Editor : Heriyanto, SH/Sumber : TRIBUNMADURA.COM

Related posts