Sejumlah Pemuda Desa Rambutan Masam Datangi Kantor Inspektorat Batanghari, Tanya Soal Proyek DD Diduga Asal Jadi

KULITINTA. ID, BATANGHARI – Sejumlah pemuda dan tokoh masyarakat Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jum’at (11/7) mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Batanghari. Kedatangan tersebut guna melaporkan pekerjaan proyek yang dianggarkan oleh dana desa diduga asal jadi.

Pantauan dilapanha, terlihat sejumlah pemudan dan tokoh masyarakat tersebut tiba di kantor Inspektorat langsung disambut oleh Kepala Inspektorat, H Muchlis dan lansung di ajak ke ruangan pribadinya .

Banyak yang disampaikan kepada Muchlis terkait pembangunan di Desa Rambutan Masam, antara lain rehab lapangan sepak bola yang di rehab mengunakan Dana Desa (DD) tahun 2018 dan pembangunan desa wisata yang ada di desa tersebut.

“Untuk melaporkan atas rebab lapangan sepak bola yang ada di desa tersebut, yang mana rebab lapangan sepak bola itu mengunakan angaran Dana Desa (DD) tahun 2018 lalu yang berjumlah sekitar Rp 150 juta lebih,” kata Solihan, seorang pemuda dan kawan-kawan.

Menurut Solihan dan kawan-kawan renovasi atau rebab lapangan tersebut dianggap tidak sesuai dengan angarran sebesar Rp150 juta lebih. Karena sejak di rehab pada tahun 2018 lalu hingga kini lapangan itu belum bisa dipakai untuk bermain bola kaki.

Sementara kondisi lapangan itu belum ada terlihat mau pulih seperti semula.

“Kondisinya memprihatinkan, karena jarak antara rumput ke rumput lainnya terdapat seperti pembatas berupa jalur. Sedangkan saat kami lihat sebagian rumput ada sudah mencapai betis orang dewasa,” ungkap Solihan.

Sedangkan untuk pembangunan wisata yang telihat hanya seperti rawah-rawah. Padahal dana untuk pembangunan tersebut di kucurkan cukup tinggi.

“Seperti katanya pembangunan taman wisata sudah betahun-tahun tidak ada kemajuan signifikan, dengan bangunan di sana terkesan tidak dirawat . Mohon juga dilihat pak?.” kata Khulmayansah.

Menanggapi laporan warga tersebut, jauh sebelum kedatangan warga hari ini, kata Muchlis pihaknya sudah menaikkan nota dinas ke Bupati Syahirsah langsung.

“Sudah kita laporkan ke pak Bupati, kerena sudah naik ke media online. Ditambah lagi ada laporan dari warga hari ini tambah kuat sebagai alat bukti,” kata Kepala Inspektorat di hadapan warga. (Ist)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts

Leave a Comment