Kejari Batanghari Kembalikan Uang Negara Ratusan Juta Rupiah

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Kejari Muara Bulian mengembalikan uang negara ratusan juta rupiah dari hasil penyelidikan ditahun 2019 (22/07). Total seluruh uang di kembalikan sebesar Rp216.634.000 dan uang hasil sitaan dari hasil tindak pidana korupsi (TIPIKOR) serta diserahkan langsung serta disetorkan langsung ke kas Negara.

“Kita kembalikan ke kas Negara langsung, karna ini bukan milik perorangan ataupun institusi,” kata Mia Banulita, SH, MH Kepala Kejaksaan Muarabulian.

Selain dari jumlah tersebut yang telah di temukan oleh Kejari Muara Bulian melalui hasil penyelidikan Kasi Pidsus, Pihaknya juga telah menyita hasil uang dari penyelewengan Anggaran Dana Desa, senilai Rp23 juta dari hasil penyelidikan Kasi Intel Kejari Batanghari.

“Yang ini bukan termasuk dari jumlah pertama Rp216.634.000, akan tetapi ini hasil dari pengembalian pihak terduga, dengan modus mengurangi volume pembuatan gorong-gorong di Desa Sengkati  Mudo Kecamatan Mersam, dan kita kembalikan ke kas negara melalui Inspektorat,” jelasnya.

“Sesuai dengan Undang-Undang Tipikor tidak ada membatasi terkait kerugian Negara, akan tetapi cukup kita beri sangsi mengembalikan sebesar dana yang di selewengkang, selanjut nya kita serahkan ke pihak inspektorat untuk di lakukan pembinaan khusus terhadap terduga,” tutupnya.

Sementara itu, hasil penyitaan uang Tindak pidana Korupsi yang senilai Rp280.371.000 ini, yakni kerja sama antara desa rantau kapas tuo dengan PT . Wira Karya Swasta ( WKS ) yang bergerak di bidang Penanaman Hutan Rakyat, dengan cara Desa rantau Kapas Tuo membentuk Kelompok Tani TUNAS JAYA, menjalin kerja sama yang kemudian dituangkan kedalam “SURAT PERJANJIAN KERJASAMA PEMBANGUNAN”.

“Kasus tersebut telah menyeret beberapa nama-nama dari kelompok tani dan pihak Karyawan PT WKS,” tandasnya. (Kik)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts