LSM lempar keritisi terhadap kkn ,korupsi kolusi dan nepotisme

KULITINTA.ID – Tulang Bawang ,saat ini kita sudah menjadi negara tingkat korupsi tertinggi , Itupun merupakan tantangan bagi kita kedepan bagaimana bisa menghilangkan ‘ Imej ‘ seperti itu,demikian dikatakan ketum LSM, LEMPAR ( Lembaga Pengabdian Anak Rakyat )tulang bawang  Lampung 22-07-2019.

LEMPAR Ir Agust Jauharie Kraeng..Selanjut nya Agust mengatakan,pemberantasan korupsi tidak akan terwujud tampa di barengi oleh penegak hukum yang berbasis pada kebenaran dan keadialan,untuk itu juga para pelaksana hukum di negeri ini harus di tingkatkan lagi integeritas nya,oleh kerana itu pemberantasan KKN harus menjadi tanggung jawab kita semua,sebagai anak Bangsa ucap Agust.

 

“sebagai ketum meminta  kepada seluruh elemen masyarakat,baik itu ORMAS,OKP,LSM, yang ada di Provinsi Lampung khusus nya di Kabupaten Tulang Bawang..untuk turut serta mendukung sepenuh nya gerakan anti korupsi serta anti suap yang telah di gagas oleh pemerintah pusat maupun daerah,tujuan nya agar anti korupsi dan anti suap bisa menjadi budaya di tengah  masyarakat pada umum nya.

 

Sehingga hal itu sudah menjadi budaya maka orang akan merasa malu serta tidak akan berani melakukan korupsi dan penyuapan , cetus Agust.Tapi ia mengakui membangun budaya seperti itu sangatlah sulit,toh langkah yang paling tepat untuk mendukung gerakan tersebut harus bisa di tunjukan oleh orang yang saat ini memeggang tampuk kekuasaan.

 

Untuk masalah penyakit yang satu ini harus bisa di mulai dari atas untuk memberikan contoh ketauladanan baru setelah itu masyarakat yang akan membudayakan.Kalau mereka yang di atas hanya memikirkan bagaimana bisa melakukan korupsi mustahil gerakan anti korupsi dan anti suap akan berhasil di negeri ini khusus nya di kabupaten tulang bawang,saat ini korupsi banyak terjadi di kalangan eksekutif dan legeslatip serta lembaga penegak hukum dengan jenis cara yang sangat cerdik.

 

Kita tidak menutup mata apa yang telah di lakukan pemerintah Jokowi & JK telah banyak kalangan eksekutif & legislatif serta para kepala daerah yang telah mencicipi apa yang dinamakan Penjara Begitu juga yang terjadi saat ini kinerja aparat penegak hukum dalam mengusut kasus demi kasus dugaan korupsi di kalangan pejabat kabupaten tulang bawang di nilai sangat mengecewakan masyarakat, berbagai kasus yang selama ini terungkap di permukaan tidak ada tindak lanjutnya bahkan kasus yang diusut pun tidak ada kejelasan keberadaa nya  Beberapa kasus yang sudah di tangani antara lain

 

Dugaan Mark Up & Fiktip Pengadaan Master Plan, serta Pemetaan daerah rawan bencana di dinas pekerjaan umum tulang bawang TA 2013 – 2015 .Dugaan Penyimpangan baju seragam untuk sekolah negeri dan swasta, TA 2013 – 2016 di dinas pendidikan tulang bawang..Dugaan korupsi pengadaan meubeler senilai Rp 5,2 M TA 2016 di pemkap tulang bawang…tampak nya oknum aparat penegak hukum sudah mulai condong kepada para pejabat tulang bawang pungkas agust .(AGS)

 

editor  : supan sopian ,SE

Related posts