Kepsek SMA N 2 Tuba Jual Aset Negara 

KULITINTA.ID, TULANG BAWANG –Terkait informasi yang di dapat oleh tim media wartawan bahwa ada penjualan aset negara berupa genteng sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah SMA 2 menggala kabupaten, Tulang bawang.

Pasal nya menurut 3 lembaga suwadaya masyarakat ( LSM) bahwa pihak sekolah SMA 2 menggala sudah mengakui bahwa mereka sudah menjual aset negara berupa genteng sekolah.

Seruan tersebut dikatakan langsung oleh Ketua Umum LSM LEMPAR, Ir Agust Jauharie Kraeng mengatakan bahwa Siti Rohaya selaku kepala sekolah SMAN 2 Tulangbawang mengatakan kepada beberapa LSM ( Rabu 23/10/2019)

Penjualan genteng tersebut sudah berkodinasi kepada kepala MKKS, Kabupaten Tulangbawang Danil dan dan beberapa panitia antara lain Firmansyah.SE,Siti Marpuah, Didi.W, Novi Faurianti,M.Efendi,serta komite

“mereka mengatakan daripada tidak di pakai lebih baik di jual”jelas Siti Rohaya.

Menurut Ketua Umum LSM LEMPAR .bahwa kepala SMAN 2 Tulangbawang sudah mengakui kepada beberapa LSM bahwa pihak sekolah sudah menjual aset negara.

“Penjualan aset negara yang di lakukan oleh kepala sekolah SMAN 2 Tulangbawang Siti Rohaya sangat memalukan dunia pendidikan dan Kabupaten yang berjuluk sai bumi nenggah nyapur. Seharusnya penjualan aset-aset negara harus memakai perosedur yang berlaku dan di mulai berita acara.sepertinya kepala sekolah SMAN 2 tersebut membuat kep-sep (keputusan sendiri) masalah ini masuk dalam kategori tindak pidana jangan-jangan aset sekolah di jual oleh kepala sekolah nanti nya”cetus agust.

“Masih lanjut Agust Kepala sekolah SMAN 2 Tulangbawang merasa tidak takut atas kejadian ini,karena dia selalu menunjukan bahwa dia banyak bersahabat dengan para LSM ataupun media masa yang di anggap nya bisa membantu semua persoalan nya”ujar si plontos.

Namun pada saat di konfirmasi oleh media Tim wartawan ( kamis, 24/10 ) Kepala sekloh SMAN 2 menggala Tulangbawang Siti Rohaya membantah bahwa dia tidak pernah menjualan aset negara berupa genteng sekolah.

“yang jelas saya tidak pernah menjual genteng kalau ada orang minta ya tidak apa-apa sih nama nya juga orang minta. Apa lagi pegawai sini gak papa meski pun beli aset negara itu juga ada bates nya”ungkap Kepala sekolah SMAN 2 menggala Siti Rohaya.

“Dan juga kalau misalkan mau di pergunakan untuk atap sekolah lagi ya tidak mungkin karena banyak yang hancur atau pecah.bisa di lihat dan di foto jumblah genteng yang ada saat ini.” tambah nya.

Hal tersebut dikatakan nya bahwa dia tidak pernah menjual aset negara terutama genteng sekolah. (ags)

editor : Supan Sopian, SE

Related posts