Warga Desa Kembang Tanjung Minta BPK-RI Jambi Periksa Bangunan Jalan Lingkungan TA 2019

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Warga Desa Kembang Tanjung Kecamatan Mersam Kabuapten Batanghari, Jambi, meminta kepada pihak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Jambi memeriksa pembangunan jalan lingkungan yang merupakan dana APBD Batanghari Tahun Anggaran (TA) 2019. Dimana pembangunan jalan tersebut dibuat dengan cor beton dan diduga banyak keuantungan dari proses pembangunan jalan yang panjangnya lebih kurang 700 meter.

“Kami melihat langsung terhadap proses pembangunan jalan cor beton ini, yang mana sebelum dilakukan pembangunan cor, jalan ini sudah pernah di aspal oleh pihak pemerintah dan aspal jalan itu banyak yang utuh. Kemudian dilakukan pengecoran oleh pihak rekanan di atas aspal yang kami duga masih memiliki ketabalan yang utuh dari proses pembangunan jalan sekarang, disitu lah kami melihat banyak keuntungannya,” kata Ismail, warga setempat.

Dia juga mengatakan, pekerjaan jalan cor beton ini di kerjakan pada bulan Juli dan pada pekerjaan tersebut terlihat sangat cepat sekali. Bahkan, pada ketebalan jalan cor beton ini lebih kurang sama dengan aspal jalan sebelumnya.

“Pembangunan jalan ini memakai uang negara dan kami minta kepada pihak BPK turun langsung dan melihat ketahanan bangunan dan bekas aspal lama pada bawa jalan cor ini,” paparnya.

Senada dikatakan warga setempat yang enggan namanya disebut mengatakan, pada proses pembangunan jalan tersebut sempat ada cekcok mulut antar warga dan perangkat desa dengan pihak rekanan. Namun proses jalan tersebut terus berlanjut hingga sampai selesai dikerjakan.

“Kini pasir jalan cor beton tersebut sudah mulai muncul dan banyak juga yang sudah retak. Bahkan kami melihat ketahanan bangunan ini tidak akan lama. Ini sangat kami sayangkan jika ada pihak rekanan yang mengerjakan bangunan jalan seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, kepada pihak Pemerintah Kabupaten Batanghari dapat turun langsung dan melihat proses ketahanan jalan lingkungan yang berada di Desa Kembang Tanjung berbatasan dengan Kelurahan Kembang Paseban.

“Kami berharap keluhan ini dapat segera di tanggapi, sebab jalan ini merupakan jalan lintas bagi masyarakat RT01 sampai RT07, termasuk juga warga yang ada di dalam wilayah Kecamatan Mersam di tiga desa, yakni warga desa mersam, kembang tanjung dan kelurahan kembang paseban,” tandasnya. (Ist)

Editor : Kiki

Related posts