Eks Dirut Garuda Ari Askhara Jarang Pulang ke Bali, Begini Kata Kepling

KULITINTA.ID, BANDUNG – I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang akrab disapa Ari Askhara jarang pulang ke rumahnya di Dalung, Kuta Utara, Bali. Ari Askhara biasanya hanya pulang ke Bali bila ada kegiatan keagamaan.

“Pulangnya 6 bulan sekali ketika ada kegiatan upacara agama, setelah itu balik lagi ke Jakarta, ujar Kelian Banjar/Kepala Lingkungan (Kepling) Padang Bali, Desa Dalung, I Gede Mustika saat ditemui wartawan, Sabtu (7/12/2019).

Sementara itu suasana rumah Ari Askhara tampak sepi. Hanya terlihat satu mobil terparkir di halaman depan.

“Saat ini yang menghuni di rumahnya cuma pembatu sama bapaknya aja,” sambung Mustika.

Ari Askhara menurut Mustika jarang berkomunikasi dengan warga bila sedang datang. Ari Askhara juga disebut punya 15 sertifikat tanah dari warisan keluarga.

“Kalau di sini yang saya tahu memiliki sertifikat tanah kurang lebih 34 hektare. Tanah warisan dari keluarga turun temurun,” imbuh Mustika

Ari Askhara dicopot dari jabatan Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Pencopotan Ari Akshara merupakan buntut dari ‘penyelundupan’ Harley Davidson dan Brompton ilegal yang dibawa dengan pesawat baru Garuda dari Toulouse Prancis ke Indonesia

Sementara itu dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Ari Askhara tercatat punya harta Rp 37 miliar. Dari LHKPN di KPK, Ari Askhara tercatat memiliki 8 bidang tanah dan bangunan Rp 23,2 miliaryang tersebar di Jakarta, Bogor hingga Denpasar.

Sumber : detiknews.com
Editor : Yan

Related posts