Ujian Nasional Dihapus, Komisi X Singgung Peningkatan Kualitas Guru

KULITINTA.ID, jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan menghapus Ujian Nasional (UN) dan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai 2021. Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo meminta kebijakan tersebut didahului peningkatan kualitas guru.

“Sebelum kita bicara metode evaluasi berbasis asesmen kompetensi minimum ini, Kemdikbud wajib mempersiapkan para tenaga pendidik dan infrastruktur pendidikan seperti sekolah dan komponen peralatan pendidikan yang sesuai bidang studi para peserta didik,” kata Andreas kepada wartawan, Rabu (11/12/2019) malam.

Andreas meminta evaluasi proses belajar yang harus harus dijelaskan lebih detail oleh Nadiem Makarim. Dia berharap ada pola yang bisa menjadi acuan terhadap proses pendidikan di Indonesia.

“Metode evaluasi proses belajar baru ini tentu harus dijelaskan lebih detail terutama menyangkut proses dan implementasinya. Sehingga tetap ada pola dan standardisasi yang menjadi acuan bagi lembaga pendidikan dan para guru yang menjadi ujung tombak proses pendidikan Indonesia,” tutur Andreas.

Andreas mengatakan momentum evaluasi proses belajar ini harus diikuti dengan evaluasi pendukung lainnya. Pihaknya berpesan peningkatan kompetensi, peningkatan kesejahteraan guru dan penyediaan sara prasarana pendidikan yang baik.

“Momentum penggantian metode evaluasi proses belajar bagi peserta didik ini harus diikuti dengan penyesuaian dan peningkatan kompetensi guru, peningkatan kesejahteraan guru sesuai beban kerja dan penyediaan sarana prasarana pendidikan yang mendukung kompetensi pendidikan,” jelasnya.

Sumber : detiknews.com
Editor     : Supan sopian,SE

Related posts