Karena Sakit Hati, Seorang Pria Tega Bunuh Seorang Ibu dan Anaknya

KULITINTA.ID, MUAROJAMBI – Pada Selasa (14/1/20), Polres Muaro Jambi melaksanakan Konferensi Pers, terkait pembunuhan Ibu dan Anak yang terjadi di Mess PT. MBP desa Bakung Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi, acara tersebut berlangsung di depan halaman Mapolres Muaro Jambi.

Seperti yang dikatakan AKBP Ardiyanto Kapolres Muaro Jambi mengatakan, hanya dalam waktu 6 Jam Polres Muaro Jambi telah menetapkan satu orang pelaku pembunuhan yang terjadi di PT MBP.

“Dari itu kami telah menetapkan satu tersangka yaitu Hasudungan Tambunan pembunuhan Ibu dan anaknya , yang tidak lain keponakan (Bibi) tersangka, lantaran sakit hati perkataan korban,” sebut Kapolres.

Selain itu Kapolres kembali mengatakan, sebelum terjadi pembunuhan, tersangka ingin menitipkan uang kepada Korban untuk dikirimkan ke Istri tersangka yang berada di Hindra Giri Hilir Riau, Pekanbaru, saat menitipkan uang tersebut tersangka tersinggung dengan perkataan korban.

” Pelaku langsung pergi ke kamarnya yang sebelahan dengan kamar korban untuk mengambil Pisau dan senapan angin, saat itu juga pelaku langsung menembak korban tepat di bagian kepala si korban,” sampainya.

Ditambahkan Kapolres setelah menembak korban (Ibu), anak korban berteriak, dengan teriakan si anak tersebut, membuat tersangka panik langsung menusuk dada korban hingga bersimba darah, merasa belum puas pelaku kembali membekap kedua Korban hingga meninggal dunia.

“Setelah membunuh kedua Korban, tersangka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maro Sebo, jika telah terjadi tindak pidana pembunuhan, dan pelaku juga ikut olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) seperti tidak terjadi apa-apa, sedangkan Pisau yang di gunakan tersangka untuk membunuh kedua korban di buang pelaku dalam kolam tidak jauh dari TKP, dan Senapan Angin sudah di simpan tersangka,” ujarnya.

Sambung AKBP Ardiyanto, dari situ Polisi mulai curiga dengan tersangka pada saat tersangka melaporkan adanya tindak pidana pembunuhan, dan ikut menyaksikan olah TKP, dengan kecurigaan tersebut Polisi langsung periksa Saku calana pelaku menemukan Uang yang untuk dikirim ke Istrinya di kampung ada bercak darah, polisi langsung mengintrogasi tersangka Hasudungan.

” Dari pengakuan pelaku, Polisi telah menetapkan Satu tersangka, motifnya adalah pelaku sakit hati, Barang bukti yang berhasil di amankan Sebilah Pisau, Senapan Angin, Peluru yang bersarang di kepala Korban usai di Otopsi, Bantal, dan Hendphone,” terang AKBP Ardiyanto.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan Dari perbuatan tersangka, terancam Minimal 20 Tahun penjara dan Maksimal seumur hidup. Tutup Kapolres. (Nzi)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts

Leave a Comment