Pengelolaan Kebun Sawit Pemda Batanghari dipertanyakan.

KULITINTA.ID, Batanghari-Kebun Sawit pemda BatangHari sekarang dikelola oleh dinas perkebunan dan peternakan Batang Hari semenjak salah satu perusahaan tidak lagi mengelola nya.

Awalnya, hamparan sawit pemerintah daerah kabupaten Batanghari berjumlah 100/hektar menyusut tinggal 60 hektar dari jumlah luas tersebut saat ini ada lebih kurang 12 hektar yang dilaporkan hasil produksi dengan pemkab sementara yang lainya  48 hektar tidak ada lagi perawatan demikian dikatakan kabag ekonomi M.Yunus diruang kantornya (13/01-2020).

Dikatakan lagi  untuk pemeliharaan butuh biaya yang besar apalagi biaya peremajaa nya,kalau masalah hasil penjualan dan laporan transaksi yang lebih tau dikonfirmasi dengan kabid perkebunan begitu dikatakan M.Yunus kepada wartawan media ini.

Kabid Perkebunan Jumri, awalnya berapa awak media sudah lama ajukan konfimasi tertulis 07/01-2020.terkait penggelolaan kebun sawit pemda sampai berita ini ditulis tidak jawaban ada apa…?Bahkan ketika ditemui di ruang kerjanya (13/01),alasan mengatakan saya baru pulang dari jakarta dan saya baru baca dan saya akan ketemu kadis dulu ujarnya.

Menurut Sumber  yang dapat dipercaya dan tidak mau ditulis namanya mengatakan pengelolaan hasil produksi dan transaksi dinsenyalir ada permainan oleh oknum ASN dinas perkebunan batanghari bebernya.

Awak media  terus telesuri dengan sekretaris kantor Bakeuda terkait laporan hasil transaksi penerimaan usaha lain pemkab belum dapat konfirmasi secara jelas  .(Syafwan Hamid)

 

Editor  : Supan sopian,SE

Related posts