Kapal Nelayan Doa Ibu 2 Tenggelam di Perairan Pangkal Babu, Tiga ABK Selamat

KULITINTA.ID, TANJAB BARAT– Kapal nelayan Kuala Tungkal ‘Doa Ibu 2 GT 5’ tenggelam di Perairan Sungai Pengabuan tepatnya di dekat Parit 10, Pangkal Babu Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, pada Jum’at (07/2/20) malam, sekitar pukul 20.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, sebanyak 3 orang yang terdiri dari Nahkoda dan ABK berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 21.10 WIB.

Dantim Unit Siaga Basarnas Kuala Tungkal, Asrul Yadi mengatakan kejadian tersebut bermula saat kapal nelayan Kuala Tungkal dengan nama Doa Ibu 2 Gt 5 berangkat pada hari Jum’at tanggal 7 Februari 2020 sekira pukul 09.00 WIB menuju ke arah laut seputaran Kuala Sungai Pengabuan tepatnya di depan alur parit 10 pangkal babu, untuk melakukan aktivitas jaring ikan.

Pada saat sore hari, kondisi cuaca angin kencang dan disertai ombak tinggi, sehingga nahkoda memutuskan untuk berlindung di tepian dan pada saat di perjalanan tiba-tiba lunas kapal lepas karena baut tingginya putus, sehingga mengakibatkan air masuk kedalam kamar mesin.

Mengetahui kejadian tersebut, nahkoda kap kemudian memberikan informasi kepada keluarganya atas nama Afrizal ( 37 ). Dan kemudian keluarganya tersebut melaporkan ke Tim Basarnas pada pukul 20.20 WIB,” terang Asrul Yadi

Lanjut Asrul Yadi mengatakan, mendapat adanya laporan dari keluarganya tersebut, kemudian tim Basarnas melakukan koordinasi bersama BPBD Tanjab Barat, Polsek KSKP, Satpol Air Polres Tanjab Barat.

Dan, selanjutnya tim melakukan penjemputan untuk melakukan evakuasi terhadap tiga korban kapal nelayan yang tenggelam tersebut pada pukul 20.50 WIB.

”Korban kapal nelayan yang tenggelam tersebut selanjutnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada pukul 21.10 WIB dan selanjutnya ketiga korban langsung dievakuasi ke daratan atau dermaga,” ujar Asrul

Sambung Asrul mengatakan, jarak penjemputan korban kapal tenggelam dari lokasi penjemputan sejauh kurang lebih 5,5 NM atau 5,5 Mil Laut atau sekitar 10,2 Kilometer.

Adapun ketiga korban yang berhasil dievakuasi bernama Agus Nurmansyah (38) warga jalan Kelapa Gading, Kuala Tungkal, M. Azmi (35) dan Nahrudin (50) warga jalan Harapan Kuala Tungkal. Ketiga korban yang berhasil dievakuasi terdiri dari Nahkoda dan ABK, semuanya berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat.

“Sedangkan untuk Kapal korban sendiri malam tadi belum dievakuasi, masih dilokasi kejadian karena tidak memungkinkan untuk ditarik, dikarenakan pada malam tadi angin kencang dan ombak tinggi. Kondisi cuaca malam tadi sedang tidak bersahabat,” tandas Asrul

Editor : Heriyanto,SH / Sumber : Serambijambi.id

Related posts