Dirut PDAM Tirta Muaro Jambi akan menindak tegas kecurangan yang dilakukan pegawainya

KULITINTA.ID, Muaro Jambi – Terkait keluhan warga tentang kinerja Pegawai PDAM Tirta Muaro Jambi yang setiap pemasangan di rumah warga tidak ada meterannya, akhirnya Direktur Utama PDAM Tirta Muaro Jambi, Budi Mulia angkat bicara

Saat dikonfirmasi mengenai masalah tersebut dirinya mengakui bahwa memang ada oknum pegawainya yang melakukan berbagai kecurangan untuk menguntungkan dirinya sendiri

” Oknum-oknum pegawai ini tidak hanya melakukan perbuatan tersebut di Sekernan saja akan tetapi terjadi di Kecamatan lainnya, sudah dari awal saya di tunjuk jadi Dirut, saya berkomitmen, sebelum perbaiki pelanggan, internal kita yang harus di perbaiki dulu,” sebutnya Senin (16/3/20)

Selain itu dirinya juga menyebutkan bahwa sebelum-sebelumnya seluruh pegawai PDAM Tirta Muaro Jambi telah diberikan pembinaan, dan Ia meminta kepada pegawainya untuk tidak lagi melakukan kecurangan-kecurangan.

“Saya tegaskan kepada mereka jangan lakukan tindakan kecurangan, kalo kedapatan sama saya, saya bilang tinggal pilih, mau di laporkan ke polisi atau mengundurkan diri,” tandasnya

Sementara itu, terhadap upaya PDAM dalam memberikan pelayanan, untuk masyarakat yang sudah teraliri air PDAM namun belum memiliki amper di minta untuk memberikan informasi langsung ke PDAM, terhadap laporan tersebut akan ditindak lanjuti, termasuk jika ada tagihan yang dirasa masyarakat tidak sesuai dengan pemakaian.

” Laporan tersebut akan saya tindak lanjuti Kalo rusak kita cek, kesalahannya di mana, apakah ampernya atau mesin ny, kalo meteran rusak kita ganti. Kalo memang tidak ada amper akan kita kasih,” ujarnya

Lebih lanjut dirinya, menegaskan kepada pelanggan PDAM untuk dapat membayar tepat waktu. Karena jika tidak akan ada denda yang diterima pelanggan, tidak hanya itu jika menunggak lebih dari tiga bulan jaringan PDAM akan di putus dan meminta jika ada tanggungan hutang di PDAM bayar langsung ke kantor atau melalui Rekening PDAM

“Kita minta juga kepada pelanggan kita untuk bayar tepat waktu. Karena 2020 ini kita tegas, telat tiga bulan kita putuskan alirannya, jika masih ada Pegawai kita seperti itu tadi jelas sanksinya pemecatan,” Tegasnya. (Enzi)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts