Ada Apa Kepala Inspektorat Didatangi Warga Mersam

KULITINTA.ID, Muara Bulian-Beberapa orang warga Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Mersam, Senin (30/3) mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Batanghari. Mereka mempertanyakan tindaklajut laporan mereka terhadap pembangunan tembok penahan tanah yang ada di Desa Kembang Tanjung.

Salah seorang warga yang mendatangi Kantor Inspektorat, Marzuki, mengatakan ini kali kedua pihaknya mendatangi kepala Inspektorat. Dimana, tembok penahan tanah yang menghabiskan Anggaran Dana Desa (ADD) tersebut tidak pernah ditindaklanjuti. Bahkan, pembangunannya saat ini sangat memprihatinkan. “Bayangkan, bangunannya roboh,” kata Marzuki, kepada media.

Dituturkannya, mereka datang ingin menceritakan langsung dengan kepala Inspektorat Batanghari. “Alhamdulillah, kita bertemu dengan Kepala Inspektorat Pak Muhklis, langsung. Bahkan, dalam pertemuan itu juga hadir utusan dari Dinas PU Batanghari,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, pihak Inspektorat secepatnya akan turun untuk menindaklanjutinya.
Pada laporan pertama, tuturnya lagi, pihaknya melaporkan kejadian itu dalam Desember 2019 lalu, kepada pihak desa, namun tidak ada tanggapan. Dikarenakan tidak ada tanggapan, maka warga melaporkan langsung ke pihak Inspektorat yang kemudian hasilnya pekerjaan tersebut distop. Namun, sekarang pekerjaan yang ditinggalkan itu kondisinya semakin parah. Apalagi, musim hujan jika tidak ditanggapi lebih cepat akan berdampak buruk lagi bahkan hancur.

Untuk diketahui, pengerjaan kegiatan tempok penahan tanah itu menggunakan ADD 2019 dengan biaya Rp 704.165.000; dengan volume 100 meter tertetak di Rt  9 dn10 Desa Kembang Tanjung.

Menurut mereka, jika tidak ditindaklanjuti, mereka akan melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib. “Kita pingin pembangunan desa kita baik dan bisa dinikmati oleh masyarakat setempat. Tapi kalau seperti ini kita sangat miris,” pungkasnya. (*)

Editor : Heriyanto,SH

Related posts