Anggota DPRD Muaro Jambi menduga SMKN 1 Muaro Jambi tidak patuhi surat edaran dari Kemendikbud

KULITINTA,ID. Muaro Jambi  – Jurjani selaku anggota DPRD Muaro Jambi dan juga tokoh masyarakat desa Sekernan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. dirinya Menduga SMKN 1 Muaro Jambi ini tidak patuhi surat edaran Kemenntri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) no 4 tahun 2020 tentang pelaksaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona atau virus dease (covid-19), dalam melakukan penentuan kelulusan bagi siswanya.

” Mustahil dengan adanya edaran Mendikbud tersebut masih ada juga Siswa atau siswi yang tidak lulus, karena jelas sekali tertuang dalam edaran tersebut. menjelaskan, selama wabah corona ini proses belajar dilakukan dari rumah dengan metode daring atau jarak jauh tanpa membebani dan tuntutan pada siswa menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan,” kata Jurjani Selasa (5/5/20)

Dirinya juga mengatakan, seharusnya pihak dinas Pendidikan Provinsi Jambi secepatnya melakukan peninjau ulang kembali mengenai data kelulusan SMKN 1 Muaro Jambi ini, karena jelas sekali menurut dirinya, bahwa pihak SMKN 1 Muaro Jambi diduga tidak mengacu lagi pada surat edaran Mendikbud

” Kan jelas – jelas pihak SMK ini tidak patuhi surat Mendikbud, dan juga pisikologis masa depan anak yang tidak lulus ini juga sangat perlu sekali diperhatikan,” sebutnya

Lebih lanjut dijelaskannya dalam edaran tersebut  kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat ditentukan nilai rapor, praktik kerja lapangan, porfolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap terakhir dapat ditambahkan sebagai tambahan nilai kelulusan.

“Kan jadi aneh sekali bila SMKN 1 Muaro Jambi masih juga tidak meluluskan siswanya seperti yang RD alami,” tutupnya. (Enzi)

Editor : Heriyanto,SH

Related posts