Uang Santunan Kematian Tahun 2019 di Bakeuda Batanghari diPertanyakan

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Uang santunan kematian yang merupakan uang bantuan sosial (Bansos) Tahun 2019 lalu, kembali di pertanyakan. Pasalnya, sebahagian uang tersebut tidak disalurkan kepada keluarga almarhum yang berhak menerimanya.

Seperti, apa yang dikatakan, Bani, staf kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam, bahwa sebanyak 3 orang warga di kelurahan ini yang belum mendapatkan dana santunan kematian ini.

“Semua berkas yang dimintai oleh pihak Pemkab Batanghari sudah sampai ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Batanghari, namun uang tersebut tidak kunjung cair sampai masuk tahun 2020,” kata Bani.

Dia juga menjelaskan, menurut informasi, selain warga kelurahan yang belum cair, warga desa-desa yang ada di dalam wilayah Kabupaten Batanghari juga belum ada yang cair.

“Alasan dari pihak Bakeuda, uang santunan kematian tersebut akan cair pada bulan Januari 2020. Bahkan, sekarang sudah masuk pertengahan Mei atau bulan lima juga belim dicairkan, kemana uang tersebut digunakan,” ujarnya.

Senada dikatakan warga Batanghari lainnya, yang enggan namanya disebut, bahwa uang santunan kematian ini wajib kita pertanyakan, sebab uang santunan kematian ini merupakan visi misi Bupati Batanghari.

“Logika saja, bahwa uang ini adalah uang APBD Batanghari dan merupakan uang Bansos untuk warga yang meninggal dunia dan untuk keluarganya,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, Muhamad Azan, Kepala Bakeuda Batanghari beberapa kali dihubungi Via Ponselnya tidak pernah diangkat dan di SMS, menanyakan uang tersebut juga tidak di balas. Seolah-olah pertanyaan uang santunan kematian ini sudah terpakai untuk kepentingan lain atau pun sebaliknya. (*)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts