Pembangunan Buka Jalan PT DPS di Mersam Batanghari Ancam Petani Padi

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Pembangunan pembukaan jalan yang dilakukan oleh pihak PT Damasraya Palma Sejahtera (DPS) di Desa Sungai Puar Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari mengancam para petani padi. Pasalnya, di lokasi buka jalan yang di bangun oleh pihak perusahaan ini merupakan lokasi persawahan warga di Desa Sungai Puar sebrang dan warga Desa Sungai Ruan Kecamatan Mersam.

“Pintarnya pihak perusahaan ini membeli sebahagian sawah warga yang akan di buat jalan untuk aktivitas perusahaan,” kata warga setempat yang enggan namanya disebut.

Dia juga mengatakan, terkait dengan ancaman yang dirasakan oleh petani padi ini, seperti tata ruang disekitar sawah warga lainnya yang akan terancam, akibat dari irigasi air yang tersumbat karena badan jalan.

Menurut dia, jika datangnya musim hujan atau banjir nanti, sebahagian sawah petani akan tergenang air dan mengakibatkan petani padi gagal tanam.

“Saya yakin, pembangunan jalan ini bermasalah dan kami akan melaporkan hal ini ke pihak terkait,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Zulyaden, mantan Kepala Desa Sungai Puar membenarkan, bahwa perusahaan ini membuka jalan di atas sawah masyarakat dan pembukaan jalan ini di mulai dari pinggir sungai Batanghari Desa Sungai Puar sampai ke Desa Sungai Ruan.

“Panjang jalan yang akan di bangun oleh perusahaan ini lebih kurang 2 kilo meter lebih dan awalnya pembukaan pembangunan jalan ini pada November 2019 lalu, dan perusahaan ini bergerak di bidang kebun kelapa sawit serta memiliki pabrik kelapa sawit (PKS),” jelasnya.

Sementara itu, Manteri Perkebunan atau Kepala Perkebunan di Dinas Perkebunan dan Peternakan Batanghari, Irwan mengatakan, seharusnya pihak perusahaan melaporkan hal ini kepada pihak yang ada di Kecamatan Mersam.

“Kalau untuk melihat langsung ke lokasi pembangunan pembukaan jalan saya belum pernah, tapi saya mengetahui dari informasi masyarakat setempat,” katanya Irwan. (*)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts