Lima hari masa SAD dan petani duduki gerbang kantor Bupati, Syahir Syah kemana ?.

KLITINTA. ID, Batanghari – Suku anak dalam dan petani bungku sudah lima hari menduduki kantor bupati tepatnya di depan gerbang kantor bupati Batanghari, masa aksi minta kepada Bupati Syahir Syah menyelesaikan dan di kembalikan lahan 3550 hektar oleh PT. BSU ,korlap aksi utut adianto, menjelaskan jumat, 19/06/2020.

mereka menunggu respon dari pemda Batanghari dan masyarakat aksi ingin bupati sahir syah datang lansung untuk mendukung masyarakat SAD dan petani Bungku untuk memberikan rekomendasi ke kementrian ATR, untuk penyelesaian 3550.Hektar lahan.

Kami sudah dua kali mengadakan rapat di rungan A1, Asisten 1,  untuk menjadualkan rapat bersama dengan pihak perusahaan  PT. BSU yang rencanya di hadiri dengan Dani moldoko ,tapi sampai hari ini belum juga bisa terlaksana rapatnya karna menunggu pihak dari perusahaan ungkap utut adianto.
Mereka menuggu sampai ada penyelesaian atau rekomendasi dari bupati Batanghari untuk di bawa kementrian ATR ungkap masa aksi, kalau tidak ada penyeleaaian kami akan menduduki halaman pintu gerbang kantor Bupati ini sampai ada penyelesaian tegas utut dan abunjani.
Perwakilan sudah dua kali menemuai asisten satu Hendri jumiral dari pemerintah daerah  untuk mempasilitasi antra  kami suku anak dalam dan petani, supaya bertemu dengan perwakilan dari perusahaan tapi tertunda terus tidak tau apa alasan yang jelas, kami menghargai atas respon dari pihak pemerintah tapi kami juga menginginkan Bupati yang harus pimpin rapat kata amasa aksi
Bupati sahir syah jangan elergi dengan aksi kami , kami juga manusia seharusnya bapak yang harus membantu kami dan memberikan rekomendasi untuk penyelesaian lahan yang kami suarakan bersama ini jangan terkesan alergi dengan aksi kami tegas abunjani.
Terpisah ” asisten satu pemerintah Kabupaten Batanghari Hendri Jumiral saat di hubungi lewat telpon seluler mengatakan perwakilan tadi bersama saya di rungan mahyudin dan Mawaardi baru bubar katanya, saat di tanya kenapa pak Bupati tidak mau bertemu masa aksi, asisten satu mengatakan pak bupati belum ada waktu mungkin pas pertemuan nanti dia mungkin hadir tegasnya asisten satu. ( Ian )
Editor : Supan Sopian, SE

Related posts