Ponpes Tahfidz Al-Quran Fathurrohman di Sengkati Mudo Mersam Telah Di Buka

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al-Quran Fathurrohman di Jalan Jambi-Ma. Bungo KM.108 Desa Sengkati Mudo Kecamatan Mersam telah di buka. Dimana, tahfidz Qur’an ini merupakan program tahfidz Quran untuk menghapal Al-Quran sebanyak 30 juz.

H. Muhammad Zuhdi, Pendiri Ponpes Tahfidz Al-Quran ini mengatakan, dalam jangka waktu tersebut peserta akan dibimbing oleh guru pengajar atau tentor untuk fokus menghapal Al-Quran.

“Alhamdulillah, pesantren kita ini akan segera dibuka dan mulai belajar mengajar akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli mendatang,” kata Zuhdi, ketika ditemui di Ponpes Tahfidz Al-Quran, Minggu.

Dia juga mengatakan, untuk penerimaan santri dan santriwati pada awal mulai dibukanya Ponpes ini, sebanyak 100 orang dan ini sudah mengikuti tes pada beberapa waktu lalu.

“Kita juga mendatangkan tenaga pengajar atau guru dari Banten atau pulau Jawa dan sebahagian ada juga santri dan santriwati yang di datangkan dari sana. Selebihnya kita ingin ambil dari anak-anak warga Kecamatan Mersam, termasuk anak-anak yang tidak mampu kita bantu untuk belajar Al-Quran di pesantren kita ini,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, untuk target kedepan pihaknya akan menerima sebanyak 2000 santri dan santriwati. Dan untuk saat ini, dirinya lagi melakukan persiapan bangunan gedung asrama Santri dan Santriwati, Masjid Santriwati dan juga tempat pertemuan orang tua Santri dan Santriwati kedepan.

“Untuk saat ini, saya lagi fokus mempersiapkan sarana dan prasarana pesantren dan untuk kenyamanan santri kita juga menyiapkan fasilitas penuh,” jelasnya.

Agus, salah seorang orang tua santriwati mengatakan, seluruh warga di Kecamatan Mersam menyambut baik dengan niat baik pendiri Ponpes Tahfidz Al-Quran dan baru sekarang ada orang yang berniat baik melahirkan santri dan santriwati hafiz dan hafizoh di Kecamatan Mersam ini.

“Yang saya tahu santri dan santriwati yang mendaftar masuk ke pesantren ini tersebar di sepuluh Kabupaten Kota di Provinsi Jambi,” katanya. (*)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts

Leave a Comment