PPBHI serahkan data  anggotanya ke polres Batang Hari 

KULITINTA.ID, Batang Hari, Club perkumpulan penembak Batang Hari (PPBHI) menyerahkan data dan nama  anggota Club penembak nya ke polres Batang Hari , yang di serahkan oleh Pengurus perkumpulan penembak Batang Hari , Selasa  24/11/2020 di rungan kasad intelkam polres Batang Hari.
Serah terima dan perifikasi data dan nama anggota perkumpulan penembak di serahkan lansung oleh ketua PPBHI Supan Sopian,SE, bersama pengurus yang lain seperti wakil ,Ismal ,bendahara Hendri , dan di terima oleh kasad intelkam melalui KBO Sat Intelkam Polres Batang Hari , IPDA SARYONO, S.E, S.Pd  di dalam ruangan kasad ,
“dalam serah terima perifikasi data dan sekalian permohonan ijin untuk penggunaan senjata jenis airefile atau PCP dengan kaliber 4,5 atau call 177 jenis senapang agin atau gas.
Kasad intelkam melalui KBO IPDA SARYONO, S.E, S.Pd menghimbau bagi penguna senapang angin di wilayah hukum polres Batang Hari agar untuk menggabungkan dirinya di Club yang sudah ada Bandan hukumnya  ,ini merupakan tindak lanjut atau perintah dari Mabes polri ,
guna penertiban senapang angin untuk mendatakan unitnya dan supaya mudah mengawasi bagi penggunanya , Hal ini sebagai upaya antisipasi terhadap pelanggaran yang mungkin akan terjadi ,terutama untuk tindakan melanggar hukum dan tindakan pidana lainnya ,
Semua jenis senapang angin uklik, PCP, dan sejenisnya  wajib didata dan di daftarkan lewat Club yang berbadan Hukum yang jelas , bagi yang belum mendaftarkan unitnya ke Club silakan daftarkan unit senapangnya ke Club terdekat tegas KBO intelkam.
“KBO nembahkan Sebelumnya kita sudah ada kejadian di kerinci ,masyarkat tertembak oleh senapang agin itu sampai tembus kepalanya ungkap KBO intelkam supaya kita lebih tertiblagi maka kita berharap masyarkat yang punya senapang harus masuk Clup yang berbadan hukum,
bagi yang  belum masuk ke Club di saat kami rasia untuk penertiban nanti unit atau senapang harus kami aman kan dulu ,sampai dia bisa menunjukan KTA Tanda bergabung di Club yang berbadan hukum yang sah jelasnya. (**)
Editor : Supan Sopian,SE

Related posts