Empat Orang Putra Asal Mersam Batanghari Hasilkan Tanaman Hidroponik

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Dalam rangka untuk memberi wawasan dan pengetahuan kepada Masyarakat, Empat Orang putra daerah asal Kelurahan Kembang Paseban, kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, berhasil melakukan kegiatan bercocok tanam melalui media Hidroponik.

Melalui Media Kulitinta.id, Rian widya Putra SE, seorang Alumni dari Kampus Universitas  Gunadarma Jakarta yang juga merupakan owner dari tanaman ini mengatakan,  kini sudah saatnya masyarakat harus mengetahui bahwa bercocok tanam itu tidak hanya dilakukan dengan media tanah saja, tetapi juga bisa dengan media Air (Hidroponik).

“Yang kami lakukan saat ini adalah bercocok tanam Sayuran dengan sistem media air (Hidroponik), yang mana tujuan kami ini agar masyrakat mengetahui, bahwa  bercocok tanam sayuran itu tidak hanya harus dilakukan pada media Tanah saja, tetapi juga bisa menggunakan media air,” kata Rian.

Menurut dia, selain lebih hemat lahan, menanam secara hidroponik juga dikenal sebagai metode tanam yang dapat tumbuh dengan cepat.

Dia juga menjelaskan, untuk pelaksanaan tanaman hidroponik ini prosesnya sama saja dengan kegiatan mengunakan media tanah, pastinya tahap awal harus mengeluarkan modal dan Niat yang mantap.

“Untuk usaha pelaksanaan usaha ini sebenarnya bukan saya sendiri yang melakukan, tapi kami terdiri dari Empat Orang Owner, yakni saya sendiri, M. Maki, Rian Aditya dan Iwan. Dan sayuran yang kami tanam itu salah satunya Pakcoy, Sawi, Kangkung, Bayam dan Selada,” jelasnya di lokasi tanaman sayur milik mereka ini.

Senada dikatakan, M. Maki juga ikut menegaskan, usaha ini dilakukannya agar masyarakat setempat bisa selalu mendapatakan sayuran yang segar.

” Kami ingin Masyarakat khususnya di Kecamatan Mersam, bisa mengkonsumsi sayur sehat dan segar tiap harinya,” ungkapnya.

“Dan kami juga akan berusaha menyiapkan sayur sehat setiap hari, tanpa masyrakat menunggu saat jadwal pasar mingguan yang ada di kecamatan Mersam,” Lanjutnya.

Dia juga memaparkan, dimana untuk rencana pemasaran (Go Market) hasil panen sayuran itu, tahap awal akan dipasarkan yang ada di kecamatan Mersam, yakni pasar Selasa di Simpang Kelurahan Paseban dan pasar Sabtu di Desa Pematang Gadung Kecamatan Mersam.

“Untuk tahap awal hasil panen ini, kami akan jual ke Masyarakat di Mersam saja terlebih dahulu. Kedepannya apabila hasil panen tersebut sudah meningkat, maka pemasarannya akan di lanjutkan ke setiap Pasar tradisional kecamatan lainnya. Hingga kalau perlu dapat ter-ekspos ke mall-mall yang ada di Provinsi jambi,” katanya.

Melihat aktivitas tersebut pun,  Safrizal salah satu Warga setempat ikut bangga dengan kegiatan Positif yang dilakukan Rian dan rekannya itu.

“Saya sangat mengsuport kegiatan Rian dan rekannya ini. Karena, selain dari bisa menghasil sayuan segar dan sehat, mereka juga bisa memberikan contoh yang baik buat muda-mudi lainnya daripada melakukan kegiatan negatif seperti mengkonsumsi Narkoba,” tandasnya. (PH)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts