Kapolsek, Danramil Dan Satgas Mersam Batanghari Kunjungi Aktifitas Dipasar Mersam

KULITINTA. ID, BATANGHARI – Dalam rangka penerapan mencegahan wabah Covid-19 (Corona) di awal tahun 2021 dan guna untuk memastikan disiplin penerapan dengan cara Memakai Masker,  Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak (3M). Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mersam, Danramil 145-02 Mersam dan tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari lakukan kunjungan aktivitas Masyarakat di Kecamatan setempat.

Menurut pantauan Media Kulitinta.id dilapangan, pada kegiatan penerapan 3M tersebut dilaksanakan pada Selasa, di pasar tradisional simpang tiga Mersam.

Dimana pada pelaksanaan penerapan 3M tersebut, terlihat antara Kapolsek dan Danramil korem 145-02 Mersam serta tim satgas lainnya, tidak hanya menegur warga yang tidak memakai Masker saat berkunjung ke pasar selasa,  tetapi Kapolsek dan Satgas lainnya juga terlihat menghimbaukan warga agar bisa menjaga jarak.

Bahkan, jajaran tersebut juga memberi kan masker dan memasangkan langsung Masker yang di bawanya kepada Warga yang tidak menggunakan masker saat bertransaksi di pasar tersebut.

Kapolsek Mersam,  Iptu Sutisna mengatakan, dirinya tak ingin lagi melihat ada warga yang saat melakukan aktivitas di luar Rumahnya tidak melakukan Instruksi dari pihak Protokol kesehatan atau Satgas covid -19.

“Saya berharap semua Masyarakat di kecamatan Mersam setelah kunjungan penerapan ini bisa sadarlah dalam masalah wabah Covid ini memang ada, jadi kalau melakukan apapun itu aktivitasnya di luar rumah, ikutilah setiap penerapan yang di beri oleh protokol kesehat seperti, penerapan 3M,” katanya.

Kemudian, dirinya juga memaparkan, pada permasalahan Sanksi bagi warga yang tidak menerapkan Instruksi Protokol Kesehatan salah satunya memakai masker, itu akan di sesuaikan dengan peraturan yang ada.

“Untuk sanksi prostitusi nya, buat operasi yustisi, karena kita disini mau mengadakan kedisiplinan, dan kalau nanti ada gabungan dari Polisi Resort (Polres) dengan Pol PP mau bertindak melaksanakan sanksi perfisik saja, kalau tidak mau menggunakan masker,” ujarnya.

Menurut dia, Jadi kita berikan sanksi fisik, sebab kalau masalah sanksinya denda, kita di kecamatan tidak ada Pol PP nya saat ini yang melaksanakan  admitrasi covid yustisinya, jadi kita tetap hanya secara pencegahan dan himbauan.

Sutisna juga menegaskan,  untuk masalah izin keramaian yang selalu di bicarakan pada saat masyarakat ingin mengadakan acara seperti resepsi pernikahan,  itu semua tidak pernah ada izin.

” Saya sampaikan sekali lagi untuk masalah izin keramaian seperti resepsi pernikahan itu tidak pernah ada izin dari pihak manapun, hanya saja kita tetap setiap ada keramaian Babinkabimas menghibau untuk melaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan,  kalau tidak mau melaksanakan protokol kesehatan maka,  akan kita stopkan bahkan bubarkan acara tersebut,” tegasnya.

Dan sutisna juga menyebutkan, untuk Progres kedepannya, pihak polsek dan Satgas lainnya akan membentuk kan pasar tangguh untuk mengantisipasi terpaparnya wabah corona di kecamatan mersam.

” Kedepannya kita akan membuat namanya Pasar tangguh, disitu kita akan buat gapura, semua yang akan masuk ke kawasan pasar itu akan kita periksa dulu kesehatannya, sesuai dengan protokol kesehatannya boleh masuk jualan atau tidak. Nanti saya akan koordinasi dulu bersama pak Camat dan pak Lurah untuk membuat pasar tangguh disitu dan akan kita buat gapura, untuk tempat pengecekan suhu tubuh setiap warga yang akan dilakukan pengecekan,” katanya lagi. (PH)

Editor : Heriyanto, SH

 

Related posts

Leave a Comment