Kita Perlu Ingatkan Jokowi Hulu Ketidakadilan Bukanlah UU ITE

KULITINTA.ID, JAKARTA – Pada suatu hari di tahun 2019 lalu, sekonyong-konyong seorang teman datang ke tempat tinggal saya. Ia datang dengan dengan sebuah maksud: untuk beberapa hari ke depan ia butuh tempat buat mengungsi. Ia mendadak jadi buronan pelanggaran UU ITE.

Ia merasa tak nyaman tinggal sendiri di kos-kosan sembari menyandang status itu, apalagi salinan surat pemanggilan sudah ia lihat dengan mata kepala sendiri. Setelah sejenak mendengar cerita langsung dari yang bersangkutan mengapa ia sampai bisa terjerat pasal karet penghinaan, saya tak sanggup menahan tawa. Betapa lucu dan konyol enggak penting kasusnya.

Ia hanya mengkritik sebuah video musik, dibilangnya lagu di video itu jelek. Tapi yang nyanyi bukan sembarang penyanyi: seorang tokoh purnawirawan kingmaker politik dalam negeri. Ia kemudian dilaporkan atas kasus penghinaan. Siapa sangka kasus ‘enggak penting’ seperti itu bisa membuatmu dipanggil polisi.

Related posts