Terkait Dugaan Pengelapan Restribusi Pada Terminal Bus Angkutan Barang Muara Bulian, Ini Kata Kadishub

BATANGHARI, (KULITINTA.ID) Terkait dugaan setoran karcis retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Terminas Bus Angkutan Barang di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, melalui Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Aminullah mengatakan hal  tersebut sudah sesuai aturan dalam Peraturan Daerah (Perda) tahun 2019 dan setoran tersebut memang sudah  masuk kedalam setoran  PAD Pemerintah Daerah (Pemda).

“Terkiat liputan yang di rilis dalam Media Online kemarin, pagi ini saya sudah panggil semua anggota saya yang terlibat dalam hal dugaan restribusi Terminal Bus, baik itu selaku Pinpinan Regu (Pinru), maupun anggota lainnya dan untuk masalah karcis tersebut sudah saya bahas dan luruskan kedepannya harus menampilkan stempel tanggal, karena memang selama ini dalam Perda memang tidak ada aturan harus ada tercantum tanggal pada karcis restribusi angkutan barang pada terminal,” Sebut Aminullah di ruangannya saat di komfirmasi oleh kulitinta.id, Senin (23/08/2021).

Kemudian Aminullah juga menjelaskan, untuk permesalahan jumlah yang wajib di bayar oleh setiap mobil Truck Batu Bara yang tercantum dalam Karcis  tersebut sejumlah Rp 5.000 per mobil, tapi pada dasarnya kalau sesuai aturan setiap Sopir di kenakan sebanyak Rp 7.000, namun dikarenakan adanya pertimbangan dari pihak Pemda kepada setiap sopir, sehingga pihak Dishub memberikan keringanan pembayaran karcis restribusi.

“Kalau permesalahan pembayaran wajib pada karcis restribusi khususnya untuk mobil Truck Batu Bara sebenarnya mereka dikenakan sebesar Rp 7.000 per mobilnya, namun karena adanya keringanan dari pihak Badan Keuangan Daerah (Bakauda) sehingga untuk Mobil Truck Batu Bara, di kenakan sebanyak Rp 5.000 saja karcis retribusinya,” jelas Kadishub.

“Dan untuk masalah pengambilan karcis itu sendiri sebagai Pinrunya memang mengambilkan karcis tersebut di kantor Bakauda, karena karcis tersebut langsung di sahkan oleh Bakauda,” sambung Aminullah.

Selanjutnya senada di paparkan oleh Aseng selaku Kepala Bidang (Kabid) Restribusi terminal dan parkir menjelaskan, untuk karcis yang di permesalahkan sebagaimana yang di rilis oleh kulitinta.id pada Minggu (22/08) tersebut dengan Nomor Seri 073272  sudah di setorkan sebagaimana dalam aturan perda kepada dirinya sebagai Kabid pada Sabtu (21/08).

“Tidak ada pengelapan bang terhadap setoran kemarin bang, sebab pada Sabtu (21/08) kemarin siangnya setelah petugas terminal kita penggantian shift langsung mereka menyerahkan setoran pendapatan karcis restribusinya kepada saya, namun hanya saja memang pada karcis tidak ada tanggal tertera pada hari itu bang,” papar Aseng saat menunjukan bukti setoran sesuai Nomor seri karcis restribusi di ruangan Kadishub.

“Sesuai perintah pak Kadis, untuk kedepannya kami sudah perintahkan masing-masing Pinru harus menyertai stempel tanggal pada Karcis, karena memang pada Pinru petugas restribusi terminal sendiri di dalam Empat Regu yang di bentuk, Tiga regu lainnya sudah inisiatif membuat stempel tanggal pada karcis, hanya saja satu Pinru yang memang belum mempunyai stempel tanggal untuk karcis yang di keluarkan,”  tutup Aseng.

Pewarta: Erpan

Penangung jawab: Heriyanto SH

Related posts