Wakili Bupati Batanghari, Sekda hadiri Panen Raya Jagung Kelompok Tani Sumber Sari Desa simpang Karmeo Batin XXIV

BATANGHARI (KULITINTA) – Mewakili Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief SE, Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Azan SH menghadiri acara Penen Raya Jagung bersama Kelompok Tani Sumber Sari, Desa Simpang Karmeo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Menurut pantauan Media online Kulitinta.id, dalam pelaksanaan panen raya Jagung tersebut selain Setda, juga terlihat hadir Asisten II Pemerintahan, Muhammad Rifa’i Kadir, kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Batanghari, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (Kabag SDA), Ketua Tim Motivator Desa Simpang Karmeo, Camat Batin XXIV, Ketua BPD, perwakilan Maneger PT. East Seed Indonesia, Sekdes Simpang Karmeo, para petani dan undangan lainnya.

Irsadul Ngibat, dalam hal ini sebagai pemilik utama lahan petani Jagung Manis mengatakan, kelompok tani Sumber Sari dalam melakukan penanaman Jagung tidak bergerak sendirian, tetapi juga dibantu dengan kerja sama dari pihak PT. East Seed Indonesia (Panah Merah) yang merupakan PT dalam bidang pembibitan.

“Alhamdulillah ini merupakan panen raya yang pertama kelompok tani jagung kami. Untuk diketahui, dalam pelaksanaan bercocok tanam jagung yang saat ini kita lakukan pemanenan, ini semua bukan karena hasil kerja keras petani sendiri, tetapi atas bantuan kerja samanya Panah Merah juga,” kata Irsadul Ngibat saat menyampaikan sambutannya pada saat panen raya Rabu(15/09/2021).

Dirinya juga menjelaskan, untuk luas lahan yang saat ini dikelolah oleh kelompok tani Sumber Sari yaitu sekitaran Satu Haktar dan semua ditanamkan dengan Lima Macam jenis tanaman Jagunlng Manis.

“Untuk luasan lahan yang kami tanami jagung yaitu sekitaran 1 Haktar dan untuk saat ini baru kami tanami 5 macam jenis bibit jagung yang bibitnya kami dapati dari pihak Tanah Merah yaitu bibit Jangung Manis Skada, Jagung manis bonansa, Jagung manis ketan, Jagung manis kulut(3 warna, kuning, ungu dan pink) dan Jagung kumala,” jelasnya.

Irsadul berharap, kedepan tidak hanya melakukan kerja sama dengan pihak Tanah Merah saja, tetapi ia berharap pihak pemerintah kabupaten bisa memberi bantuan maupun membimbing petani yang ada di Desa simpang Karmeo.

“Kami sebagai petani sangat berharap setelah panen ini akan ada bantuan dari pemerintah turun ke lahan pertanian kami memberi bimbingan maupun bantuan pupuk,” harapnya.

Dalam kata sambutannya, Sekda Batanghari M. Azan mengatakan pihak pemerintah kabupaten sangat membantu segala kegiatan masyarakat dalam bidang pertanian.

“Dengan adanya kegiatan panen raya jagung saat ini, kita dari pemerintah kabupaten, terutama dari Dinas pertanian dan ketahanan pangan akan selalu mensuport serta mendampingi kelompok tani mekar sari dan lainnya, dengan demikian dengan adanya kelompok tani mekar sari di simpang Karmeo ini maka bisa memotivasi, mengembangkan, dan memperluaskan semangat bertani kepada kelompok tani lainnya yang ada di Kabupaten,” ujar Sekda Azan.

Kemudia Azan juga menegaskan kepada para petani untuk tidak pernah merasa segan untuk berkomunikasi dengan pejabat terkait apabila ada pembahasan tentang pertanian.

“Jangan pernah mengira darah kami ini darah biru, tapi kami di sini para pejabat yang di depan ini termasuk saya sendiri (setda) juga merupakan darah merah, jadi mari bersama-sama kita berdoa semoga anak-anak muda Desa Simpang Karmeo saat ini bisa juga menjadi Setda atau kepala dinas bahkan jadi Bupati beberapa tahun kedepannya,” pungkas Sekda Azan.

Masih kata Setda Azan, Pemkab Batanghari, Dalam hal ini dinas pertanian amat sangat mengsuport, mendukung atau mendampingi dalam hal peningkatan pertanian kedepannya agar tujuan yang ada dalam Visi Misi Batangahari Tangguh bisa tercapai.

“Saya selaku setda, menegaskan juga kepada Klkelompok petani, jangan cuma focus dengan lahan pertaniannya saja, tetapi sebagai kelompok tani yang baik juga harus ikut kaidah pemerintah dalam hal aturan yang sudah dibuat dalam perda terkait pertanian,”tegas Sekda Azan .

“Sebagai kelompok tani, kalian harus Mlmengikuti aturan, seperti pengurusan izin badan usaha kelompok tani salah satunya mengurus izin pendirian atau pengembangan suatu kelompok tani sesuai aturah dengan mendatangan badan satu pintu dalam pemerintahan,” sambung Azan.

Dirinya menyampaikan, setelah terlaksananya APBDP untuk tahun 2022, maka setiap kecamatan akan mendapatkan dana anggaran makan minum sesuai aturan yang di tetapkan.

“Insya allah dalam APBD untuk tahun 2022 penganggaran makan minum pada setiap kantor akan diadakan dan setiap kantor Kecamatan pihak Pemda sudah mewajibkan setiap Kecamatan harus membeli karya-karya dari kelompok tani dalam bentuk olahan seperti emping, kerupuk ataupun keripik,” sekda Azan.

Selepas melakukan pemanenan jagung secara simbolis, Sekda Azan kemudian langsung melihat jenis tanaman sayuran di lahan pertani lainnya yang jaraknya tak jauh dari petani jagung dan selepas dari melihat lahan petani sayuran, setda Azanpun langsung menujuh Dam Dampal Batu sebagai pusat penyaluran sumber air kelompok tani Desa Simpang Karmeo.

Pewarta: Erpan
Penanggung jawab: Heriyanto SH

Related posts

Leave a Comment