Wabup Batanghari Hadiri Panen Padi Perdana Bersama Petani Desa Danau Embat yang Kerja Sama Dengan SLIO

BATANGHARI (KULITINTA) – Bertempat di Desa Danau Embat Kecamatan Maro Sebo Ilir (MSI)Kabupaten Batanghari, Wakil Bupati Batanghari (Wabup) Haji Bakhtiar SP, menghadiri acara panen padi perdana komunitas padi Sekolah Lapangan Iklim Oprasional (SLIO) Senin, (27/09/2021).

Menurut pantaun Media Kulitinta.id, dalam acara panen perdana tersebut, selain dari Wabup Batanghari, juga turut hadir yaitu Asisten II Pemerintah Daerah (Pemda), Kepala Desa (Kades) Danau Embat, Camat MSI, Babin kantibmas, Kapolsek MSI, Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Provinsi Jambi, Kepala Dinas pertanian dan ketahanan pangan Batanghari, Kadis Perikanan dan perternakan, perkebukanan dan perternakan, kepala dinas PUPR, BMKG Provinsi dan beberapa para tamu undanbgan lainnya.

Dalam kata sambutannya, Wabup Batanghari H. Bakhtiar mengatakan, semenjak adanya pemantauan iklim melalui pihak BMKG, para petani yang khususnya di Kabupaten Batanghari sudah mendapatkan bantuan dalam hal menentukan kapan waktu yang baik dalam melaksanakan kegiatan tanam.

“Kalau jaman dulu seorangbpetani ingin melakukan kegiatan tanam padi mereka harus melihat bintang di langit, tapi sekarang dengan adanya bantuan BMKG, para petani sudah bisa menentukan atau memprediksi waktu yang bagus atau baik untuk melaksanakan kegiatan tanam,” kata Wabup saat memberikan sambutannya.

Kemudian Selaku orang nomor Dua di Kabupaten Batanghari, Bakhtiar juga menyampaikan kalau Pemerintah Kabupaten sudah merencanankan akan memprioritaskan sektor pertanian lebih baik lagi sesuai Visi Misi Bupati dan Walil Bupati.

“Kami sdah berusaha bersama-sama akan melakukan pembukaan lahan baru atau meningkatkan indeks tanaman di kabupaten Batanghari, dimana yang biasanya para petani menghasilkan sekali tanam dan sekali panen, maka kedepan kita akan usahakan para petani akan menjadi sebanyak Dua kali tanam dan Dua kali panen dalam satu tahunnya,” Tandas Wabup.

Masih kata H.Bakhtiar, untuk menyingkapi keluhan para petani dalam permesalahan akses jalan usaha tani, Pemkab akan berusaha meningkatkan pembangunan khusus jalan usaha tadi di setiap Desa dalam Kabupaten Batanghari.

“Upaya kita menjadikan sektor pertanian sebagai sektor utama ekonomi di Kabupaten Batanghari, akan didukung dengan beberapa program dan kegiatan antara lain peningkatan SDM petani melalui pelatihan dan magang, pemberian bibit unggul, pendampingan usaha, pembangunan inprastruktur berupa saluran irigasi, jalan produksi dan jalan usaha tani dan melakukan sinergi dan kolaborasi dengan para pihak (Stake holder). Seperti dengan para pihak stasiun Klimatologi yang merupakan bagian dari Badan Meteorplogi, klimatologi dan Geofisika (BMKG,” Pungkas nya.

“Serta pastinya pemkab akan mengembangkan yang paling utama pembangunan jalan usaha tani pada setiap sektor pertanian dengan tujuan supaya kedepan pata petani bisa dengan gampang akses panennya,” sambung Wabup.

Kemudian Wabup juga berharap, jika saat ini dan sebelumnya para petani padi hanya menghasilkan hasil panen padinya h untuk kebutuhan pribadi, maka untuk kedepan pihak pemkab ingin para petani juga menjadi pengusaha padi sukses dari hasil panennya.

“Kalu dulu hasil panen padi yang didapatkan petani saat panen hanya untuk kebutuhan bahan rumah tangga, kedepan kalau bisa hatapan saya hasil tani juga bisa digunakan oleh petani untuk bahan penjualan sebagai pendapatkan ekonomi Petani,” harap Wabup.

“Alhamdulillah sektor pertanian di Batanghari setiap tahunnya sangat baik, kondisi ini berkat sumbangsi sektor pertanian, yang menjadi penyumbang ketiga PDB Nasional (12,84 persen) setelah industri pengelolah (19,98 persen), dan perdaganggan besar dan eceran (13.37 persen),” sambungnya.

Ditempat yang sama, Mara Muliaya Pane Kepala Desa Danau Embat Mansur, dalam kata sambutannya menjelaskan, pada sektor pertanian di Desa Danau

Ditempat yang sama, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan menyampaikan pada hasil peningkatan sektor pertanian Kabupaten Batanghari meningkat jauh yaitu sebanyak 22 persen dibanding tahun lalu.

“Dapat saya sampaikan pada hasil panen sektor pertanian Kabupaten Batanghari alhamdulillah selalu meningkat terutama pada hasil panen tahun lalu dan tahun ini, dana pada hasil panen tahun lalu, Kabupaten menghasilakan panen padi sebanyak 5,2 Ton per Haktar GPKnya dan pada tahun ini hasil panen kita meningkat menjadi 6,37 ton per Haktar GPKnya,”. Tandas nya

Sementara itu di tempat yang sama selepas acara panen padi, Mansur  sebagai Kepala Desa saat di wawancarai oleh awak Media mengatakan untuk menghadapi cocok tanam padi yang akan mendatang, dirinya akan membentuk 8 kelompok kelompok tani di Desa Danau Embat.

Dengan demikian, dirinya berharap akan ada kepedulian atau pandangan terhadap para petani Desa Danau Embat atas adanya keluhan permesalahan akses jalan.

“Tahun ini kami hanya aktifkan Satu kelompok tani yang dinamakan kelompok tani Lubung Kato Hati, dan insya Allah di tahun depan Desa kami akan membentuk 8 Kelompok tani,” ucap Datuk Mansur.

“saat ini kami merupakan panen padi yang kedua yang bekerja sama dengan pihak BMKG, yang mana sebelumnya panen pertama hanya melibatkan para petani saja. Insya Allah kedepannya lahan yang akan ditanam oleh 8 kelompok tani yaitu seluas 80 Haktar sesuai hasil keluasan hasil Cetak Sawah yang dibuka oleh pihak Pemkab pada tahun 2016 lalu maka dari itu kami berharap pemkab akan membantu kami kembali membuka akses jalan usaha tani pada sawah yang sudah dicetak tersebut,” tutup Krpala Desa.

Pewarta: Erpan

Penanggung jawab: Heriyanto SH

Related posts