SPDP Kasus Puskesmas Bungku Batanghari Sudah Dikirim Ke Kejaksaan Muara Bulian

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan korupsi pada pembangunan Puskesmas Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari sudah dikirim pihak Polres Batanghari kepada Kejasaan Negeri (Kejari) Muara Bulian pada beberapa bulan lalu. Hal ini dikatakan oleh, Mahyudin, Sekretaris LSM Kompithan Batanghari pada Selasa (26/10).

“Ya, SPDP nya sudah dikirim kejaksaan lebih kurang sebanyak tujuh orang tersangka dan perlu diketahui bahwa dugaan kasus korupsi ini, lembaga kami yang membuat laporan kepada pihak Polres Batanghari,” kata Mahyudin.

Dia juga mengatakan, dalam proses ini, pihaknya meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) serius dalam melakukan penyidikan terkait dengan kerugian Negara pada pembangunan Puskesmas tersebut.

“Kami juga mengirim surat lagi kepada pihak Polres untuk lebih serius dalam mengusut dugaan korupsi yang dilakukan beberapa orang yang terlibat dalam pembangunan Puskesmas bungku ini,” ujarnya.

Menurut dia, dalam pembangunan Puskesmas Bungku ini dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2020 dengan pagu anggaran sebesar Rp7,2 miliar dan saat ini sudah di polis line oleh pihak Polres Batanghari.

Belum lama ini, pihak kejaksaan negeri melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Bambang kepada wartawan membenarkan akan SPDP yang dikirimkan oleh pihak Polres Batanghari yang diterima pada Tanggal 6 dan 7 Juli 2021 lalu.

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak Dinas Kesehatan yakni Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, Elfi Yennie dan lainnya belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait dengan tanggapan kelanjutan pemeriksaan yang dilakukan pihak Polres Batanghari dan Kejaksaan Negeri Batanghari. (*)

Editor : Heriyanto, SH

 

Related posts