ACT Jambi Bangun Sumur Wakaf Untuk Para Tahfiz An Nazir di Kabupaten Muaro Jambi

KULITINTA.ID, MUAROJAMBI – Aksi Cepat Tanggap (ACT) warga Dusun Sungai Melayu Desa Muaro Jambi Kecamatan Maro Sebo, kembali membangun sumur wakaf untuk para Tahfiz An Nazir di Kabupaten Muaro Jambi. Selain dari membangun sumur wakaf, ACT juga warga tersebut juga membuat 2 pintu MCK siap pakai dan langsung di resmikan oleh Asisten III Pemkab Muaro Jambi Junaidi S.P.

Novriansyah Lukito, selaku Tim Program Global Wakaf-ACT Jambi mengatakan, bahwa sumur wakaf ini merupakan salah satu master program dari ACT yang diperuntukkan untuk daerah yang mengalami kesulitan air, baik lingkup pesantren maupun perkampungan.

“Sumur wakaf yang dibangun oleh ACT tidak hanya sebatas sumur bor saja akan tetapi dilengkapi juga dengan bangunan toren air, MCK dan tempat wudhu,” katanya.

Selain itu ada juga penanaman pohon sebagai bentuk peduli lingkungan dan kolam ikan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat setempat dan ini merupakan saksi nyata kedermawanan masyarakat Jambi dalam bahu membahu mengatasi problem kebutuhan air bersih yaitu bangunan sumur wakaf.

“Sumur Wakaf yang akan digunakan di daerah ini menjadi suka cita warga yang merasakannya. Pasalnya daerah ini merupakan daerah yang tergolong sulit menjangkau kebutuhan air saat musim kemarau tiba. Begitupula air yang keruh saat musim penghujan lazim ditemui di daerah ini,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, berdasar pada kondisi tersebut, Global Wakaf-ACT Jambi berikhtiar membangun Sumur Wakaf untuk masyarakat di daerah ini. Alhamdulillah pada hari Selasa, (22/2) Sumur tersebut telah rampung dan diresmikan langsung oleh asisten III.

Acara Pembukaan dan peresmian yang diadakan di Rumah Tahfiz An Nazir Dusun Sungai Melayu ini dihadiri jajaran OPD Kabupaten Muaro Jambi yang turut mensukseskan acara tersebut.

Sementara itu, Junaidi S.P Asisten III dalam peresmian sumur wakaf ini mengucapkan, terima kasih atas sumbagsih tim Global Wakaf ACT Jambi yang telah berkontribusi di daerah kami dalam pembangunan sumur wakaf, MCK dan sarana berwudhu yang didirikan di Rumah Tahfiz An Nazir.

“Semoga ini bisa menjadi percontohan dan pemicu amal jariyah yang sangat bermanfaat,” jelasnya.

Disamping itu, Ustad Junaidi selaku salah satu pimpinan Rumah Tahfizh An Nazir menuturkan, air bersih sebelumnya cukup sulit untuk diperoleh warga dan para santri Pondok Pesantren disekitar sini, terutama pada musim kemarau.

“Sebab debit air dari sumber utama sangat berkurang dikarenakan rata-rata kedalaman sumur warga disini berkisar 10-12 meter. Alhamdulillah dengan adanya sumur wakaf dari ACT dengan kedalaman 40 meter ini kami terbantu air bersih untuk cukupi kebutuhan para santri yang menuntut ilmu disini dan tentunya bermanfaat untuk warga sekitar sini juga,” tandasnya. (Tim)

Editor : Heriyanto, SH

Related posts