Hari Kemerdekaan RI Ke-77, Stockpile PT Kasongan Mining Mills Tetap Beroperasi

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) atau Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 77, pada Rabu (17/8), Stockpile PT Kasongan Mining Mills di Simpang PDI Desa Mersam Kabupaten Batanghari, Jambi, tetap beroperasi. Hal ini membuat pertanyaan masyarakat yang berada di seberang mersam pada hari tersebut.

“Kok perusahaan Stockpile ini beroperasi pada hari kemerdekaan ini, sedang perusahaan tambang batubara disebelahnya mengistirahatkan pekerjanya pada hari kemerdekaan ini,” kata Ketoi, warga desa setempat saat berada di lokasi tambang, Kamis.

Dia juga mengatakan, kepada pihak terkait agar dapat memantau aktivitas perusahaan ini dan selain itu, identitas pekerja atau karyawannya juga diduga tidak memiliki identitas jelas, baik gaji, BPJS ketenagakerjaan dan juga Alat Pelindung Diri (APD) serta uang makan karyawannya.

“Banyak keluhan dan juga dugaan pelanggaran yang ada di Stockpile ini. Kepada pihak pemerintahan baik itu Dinas Ketenagakerjaan, LH dan juga ESDM Provinsi Jambi agar dapat turun langsung ke lokasi untuk meninjau Stockpile batubara ini,” ujarnya.

Bahkan, pada hari kemerdekaan ini, ada warga yang mencoba menutupi jalan arus lalu lintas truk batubara yang menuju dan keluar Stockpile itu. Dimana, warga tersebut meminta tanggungjawab perusahaan dalam pengrusakan jalan kebun miliknya.

“Selama Stockpile ini buka, tidak ada kejelasan. Ini adalah tanah kebun sawit saya dan belum ada pihak perusahaan yang mau bertanggungjawab. Untuk itu saya tutup jalan ini,” jelas Pakdo Zori, pemilik lahan perkebunan sawit, yang lahannya ikut dirusak oleh perusahaan dalam pelebaran jalan truk batubara yang mengisi batu di Stocpile milik PT Kasongan Mining Mills di Desa Mersam.

Sementara itu, Ilham, seorang yang mengakui pihak perusahaan membenarkan, bahwa hari kemerdekaan, Stockpile batubara di Simpang PDI tetap beraktivitas.

“Ya, hari ini huling dan Stockpile tetap buka,” paparnya dan diamini oleh Adam yang juga mengakui dari pihak perusahaan.

Perlu diketahui, bahwa kegiatan atau sistem Stockpile ini diduga tidak mengikuti dan mentaati serta tidak terencana dengan baik, meliputi: Aspek Perizinan Dan Legalitas Perusahaan, Studi Kelayakan, Eksploitas, dan Pengolahan Bahan Galian yang Baik dan Terencana; Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3); Aspek Lingkungan Hidup Aspek Hak Asasi Manusia atau Hak-Hak Masyarakat Sekitar. (*)

Editor : Heriyanto. SH

Related posts