Tanaman Padi di Kecamatan Pemayung Batanghari Terancam Gagal Panen

KULITINTA.ID, BATANGHARI – Ketua Kelompok Tani Hikmah Tani, Abdullah, di Desa Senaning Kecamatan pemayung Kabupaten Batanghari, Jambi, merasa sangat gelisah tentang tanaman padi pada kelompok nya yang luas 32 Hektar mangalami gagal panen atau Puso karena pasca musim kemarau.

“ Kelompok Hikmah Tani yang beranggotakan sebanyak 53 orang dengan luasan lahan seluas 32 hektar. Lahan yang baru di tanami berkisar 5 hektar sudah mengalami gagal panen,” katanya.

Dia mengatakan, sedangkan sisa 27 hektar tidak bisa di lakukan penanaman karna Kekeringan air dan tanahnya sangat keras. Sampai areal persawahan tersebut tanahnya juga Retak-Retak, sehingga lokasi seluas ini tidak bisa ditanam.

” Saya sangat khawatir sekali dan kecewa kepada pihak Pemkab Batanghari yang tutup mata akan masalah petani. Sementaran sumur Bor yang sudah di bangun oleh pihak Pemkab Batanghari sama sekali tidak berpungsi,” ujarnya.

Menurut dia, pihak kelompok taninya beberapa kali memberi tahu kepada dinas pertanian dengan secara Lisan, tapi jawaban nya mau turun dan mau mengecek kelokasi dan sampai hari ini tidak ada satu pun yang datang.

Eli Suryani, anggota kelompok Tani Hikmah tani juga mengatakan, banyak petani rental mesin Pompa air dan ada 2 unit untuk menyirami sawah agar tidak kekeringan.

“ Kalau mengharapkan dari pemerintah, palingan tahun depan baru di datangkan bantuan nya. Itu pun kalau ada,” jelasnya.

Sementara itu, Darwin, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Batanghari mengatakan, belum adanya pemberitahuan dari kelompok Tani Hikmah tani kepada dinas, baik secara lisan dan tulisan terhadap kekeringan sawah petani-petani serta sumur bor yang tidak bisa difungsikan itu.

” Tidak ada ketua kelompok memeberitahu ke dinas tentang kekeringan sawah dan tidak berfungsinya mesin sumur bor disana,” katanya singkat. (Af)

Related posts