Pemkab Batanghari Sambut Keadatangan DPR RI Dalam Rangka Sosialisasi Perhutanan Sosial

KULITINTA.ID,BATANGHARI – Dalam rangka melaksanakan acara Sosialisasi Perhutanan Sosial yang di adakan di kantor Camat Mersam Kabupaten Batanghari Jambi, Pemerintahan Kabupaten Batanghari (Pemkab) melalui Wakil Bupati (Wabup) H. Bakhtiar S. IP, mendapatkan kunjungan langsung oleh salah satu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Hasbi Ansyory SE.,MM. Jumat (09/04).

Dalam hal kunjungan DPR RI tersebut ke kabupaten Batanghari, guna untuk membahas sinegritas program pemerintah pusat, Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk mewujudkan Aspirasi Masyarakat terkait dengan pelaksanaan program dan kegiatan di Kabupaten Batanghari, melalui Program Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sesuai pantauan Media Kulitinta.id pada acara tersebut juga turut hadir Staf ahli khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ir. Sonny Partono, MM, dan rombongan nya, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kementerian Lingkungan (BPSKL), Wakil Ketua Dua DPR (Waka) Ilhammudin S. Pdi, dan anggota, Perkopincam Mersam, Toko Agama, Toko Masyarakat dan para perwakilan petani sekecamatan Mersam.

Dalam kata sambutan Bupati Batanghari M. Fadhil Arief SE, yang di Wakili oleh H. Bakhtiar mengatakan, dalam wilayah kabupaten batanghari ada sebanyak 240 ribu Haktar kawasan kehutanan.

” Wilayah batanghari ini memiliki sebanyak 240 ribu haktar kawasan kehutanan, baik itu hutan Produksi kebih kurang sebanyak 129,320 ribu Haktar , yang dikelola oleh perusahaan yang mana, di sebelah utara mulai dari Muaro Sebo Ulu(MSU) sampai ke Pemayung itu dikelolah oleh PT. Wira Karya Sakti (WKS) dan PT. Rimba Hutani Mas (RHM) , kalau di sebelah Selatan ada PT.Reki kemudian ada agro Alam Sejahtera, Wanakasita dan termasuk HTI, kalau sebelah Barat Daya itu wilayah kebutuhan Masyarakat, ” Ucapnya.

Kemudian dirinya melanjutkan, ada banyak hal dalam melaksanakan program kehutanan yang ditemui,

“Untuk masalah yang kita temui dalam melaksanakam program kehutan ini yang pertama, maslah Komplik Sosial antar Masyarakat dan komplik sosiar antar Serikat Masyarakat Batanghari (SMB) kepada Perusahaan yang masuk wilaya PT. WKS namun terselesaikan secara Hukum,” Lanjutnya.

Kemudian H. Bakhtiar memaparkan, dari sekian banyak jumlah hutan yang di sampaikan tadi yang sudah menanamkan kebun karet atau sawit itu sebanyak 60ribu Haktar.

“Perlu diketahui, dari jumlah luas yang disebutkan tadi yang sudah terinventarisir yang tanamkan karet atau sawit itu sebanyak 60ribu Haktar, dan nama-nama itu sudah kita terinventarisir yang sudah masuk kedalam hutan kawasan tadi, dan mudah-mudahan sebagian sudah dapat kita serahkan nanti dan bagai mana nanti solusi yang kita akan dapatkan,” paparnya.

Menyampaiakan kata sambutannya, Hasbi Ansyori mengatakan, semoga dengan datangnya stap khusus kementerian dan kepala balai, bisa menyelesaikan komplik yang ada di Batanghari.

“Dengan datang nya stap khusus kementerian dan kepala balai sayo berharap, tadi juga sudah sempat bicara dengan bapak Bupati, semua yang terlanjur digarap oleh masyarakat petani yang sudah tidak masuk lagi dalam izin itu, supaya diberikan dalam bentuk kehutanan Sosial,” pungkasnya. (PH/Adv)

Related posts